Showing posts with label My Papa. Show all posts
Showing posts with label My Papa. Show all posts

Saturday, 31 October 2015

My Papa 10


CH. 10



Tak terasa aku sudah ujian semester. Dan setelah ujian semester maka akan dimulailah liburan panjang. Papa sepertinya punya rencana, tapi masih dirahasiakan dariku. Cherry dan aku makin dekat, bahkan kita selalu berbicara mengenai hal-hal yang vulgar. Saling berbagi dan saling memberi. Ketika mama tidak ada, maka aku, Cherry dan Papa melakukan hal-hal yang tabu. Kami mencoba berbagai

Thursday, 22 October 2015

My Papa 9


CH. 9



Aku menangis. Sakit, perih, rasanya seperti tercabik-cabik. Papa kenapa tega melakukan itu. Aku tak masalah kalau papa melakukannya dengan mama tapi ini?? Kenapa papa melakukannya dengan Bu Ine tetangga sendiri?

Tak berapa lama kemudian pintu kamarku dibuka. Aku makin membenamkan wajahku ke bantal. Aku tahu itu papa.

"Rona?" panggil papa.

Aku menoleh ke arahnya. Tampak papa duduk

Wednesday, 21 October 2015

My Papa 8


CH. 8



Pengalaman dan edukasi berhubungan intim bersama papa merupakan pengalaman terbaik di dalam hidupku. Kalau kalian tahu aku sekarang bagaimana? Ehmm....aku sekarang sudah punya anak hihihi. Tentu saja dengan papaku. Tapi bagaimana bisa seperti itu, aku perlu menceritakannya secara detail, masih lama perjalanan hingga papa benar-benar menghamiliku. Papaku berlaku sangat lembut bahkan

My Papa 7


CH. 7



Cherry main ke rumahku hari itu. Hari minggu ini kami berada di rumah saja. Tentu saja untuk sesaat orang misterius yang datang ke rumahku tadi pagi lupa begitu saja. Aku tak melihat papa, sepertinya papa sedang sibuk di kamarnya. Ia menelpon beberapa orang. Aku tak tahu siapa yang beliau telepon. Aku dan Cherry membaca novel yang kami beli di kamarku. Karena Cherry niat menginap di

My Papa 6


CH. 6



"Pa, aku nanti mau jalan sama Cherry sepulang sekolah," kataku.

"Mau kemana sayang?" tanya papa.

"Jalan-jalan aja pah, sambil cari buku," jawabku.

"Baiklah tapi tetap hubungi papa! OK?!"

"OK pa, beres."

Papa kemudian mencium bibirku. Tidak sekedar tempel, kami melakukan lebih. Papa memagut bibirku. Aku pun membalasnya. Setelah itu aku segera keluar dari mobil. Ketika keluar dari

My Papa 5


CH. 5



Aku melanjutkan mandiku sementara papa keluar dari kamar mandi, namun sebelumnya tentu saja berpakaian. Bahkan sampai aku selesai mandi papa belum kembali. Aku sudah pakai handuk dan bersiap menuju ke kamarku. Aku mengintip di ruang tamu ternyata ada tetangga kami Bu Ine. Tampak sedang terjadi pembicaraan serius. Aku tak perlu menguping urusan orang dewasa bukan? Baiklah, setelah itu

My Papa 4


CH. 4


PLAAK! PLAAK! PLAAK! PLAAK! PLAAK! PLAAK! aku menghadiahi Reihan tamparan keras ketika dia menciumku secara tiba-tiba.



"Apa-apaan sih lo!?" bentakku.

"Rona, plis Ron. Gue cinta banget ama lo. Gue nggak bisa tidur mikirin lo setiap hari. Kemana-mana selalu ada lo. Mau kan lo jadi pacar gue?" tanyanya.

"Brengsek! Lo kalau mau pedekate ya pedekate tapi ya nggak main nyosor aja!

My Papa 3


CH. 3



Kami makan siang di sebuah Restoran Mie Aceh. Aku memesan Mie Goreng Kepiting kesukaanku dengan Jus Chocolate Avocado. Papa memesan Mie Goreng Ayam Jamur kesukaannya. Kebetulan saat itu di tv kulihat mama sedang menyiarkan berita.

"Pah, pah, lihat deh. Tuh mamah!" aku menunjuk tv.

Papa menoleh ke arah tv. "Hmm..."

"Yaah? Koq hmm aja sih pa?" tanyaku.

"Tiap hari juga papa

My Papa 2


CH. 2


Malamnya papa tampak sedang duduk-duduk di ruang keluarga sambil nonton tv. Aku membawa cemilan dan meletakkannya di meja. Kuperhatikan beliau tak pernah memilih satu channel untuk ditonton hanya mengganti-gantinya terus. Aku langsung merebut remotenya. Ia terkejut. Aku langsung duduk di sebelahnya. Duduk disebelah papaku yang tampan ini? Wajar kan? Aku bahkan bersandar di sebelahnya.

Tuesday, 20 October 2015

My Papa

Disclaimer By Tuxedoman (owner):

- Cerita ini adalah fiksi belaka. Tidak ada hubungannya dengan kejadian real. Saya menulis ini untuk meluangkan waktu. Kalau ada salah kata mohon maaf. Nubi masih pemula jadi kalau ada hal yang tidak berkenan nubi mohon maaf.

- Ini cerita tentang Lolita. Jadi kalau nggak suka mohon maaf kalau tidak berkenan.

- Cerita ini mungkin incest


Chapter I

Nama aku