DUA PULUH SATU
Takut ? Tentu saja aku ketakutan, siapapun juga pasti akan merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat ini, berdiri bersama belasan preman yang di sewa Toni, berhadapan langsung dengan puluhan preman yang di komando langsung oleh Reza yang membawa bermacam-macam senjata dari pisau, gerr motor yang di ikat dengan tali, rantai, katana, golok, stick base ball hingga balok
Showing posts with label Ini Tentang Aku. Show all posts
Showing posts with label Ini Tentang Aku. Show all posts
Friday, 23 October 2015
Thursday, 22 October 2015
Ini Tentang Aku 20
DUA PULUH
Kulihat jam di hpku sudah menenjukan pukul 6 sore lewat beberapa menit, setidaknya aku masi punya banyak waktu untuk beristirahat sejenak sebelum menemui Toni.
Cafe Nusantara , hmm... rasanya sudah sangat lama aku tidak main kesana, padahal biasanya aku, Anita, Toni dan Wulan hampir setiap malam minggu, kami menghabiskan waktu bersama, berkumpul di cafe Nusantara lalu di lanjutkan
Kulihat jam di hpku sudah menenjukan pukul 6 sore lewat beberapa menit, setidaknya aku masi punya banyak waktu untuk beristirahat sejenak sebelum menemui Toni.
Cafe Nusantara , hmm... rasanya sudah sangat lama aku tidak main kesana, padahal biasanya aku, Anita, Toni dan Wulan hampir setiap malam minggu, kami menghabiskan waktu bersama, berkumpul di cafe Nusantara lalu di lanjutkan
Ini Tentang Aku 19
Pov Jaka
Akhirnya malam itu juga setelah kesadaranku pulih, aku langsung di antar pulang kerumah. Tante Tia yang melihat keadaanku tampak begitu panik, bahkan ia sempat memanggil dokter kenalannya untuk merawatku di rumah.
Sebenarnya aku di anjurkan untuk menginap semalam dua malam di rumah sakit hingga keadaanku membaik, tapi aku menolaknya, karena aku tidak ingin merepotkan Tante Tia.
Akhirnya malam itu juga setelah kesadaranku pulih, aku langsung di antar pulang kerumah. Tante Tia yang melihat keadaanku tampak begitu panik, bahkan ia sempat memanggil dokter kenalannya untuk merawatku di rumah.
Sebenarnya aku di anjurkan untuk menginap semalam dua malam di rumah sakit hingga keadaanku membaik, tapi aku menolaknya, karena aku tidak ingin merepotkan Tante Tia.
Ini Tentang Aku 18
Pov Orang Ketiga
Di dalam kamar mandi, seorang gadis terlihat begitu sibuk membersikan dirinya, sudah hampir satu jam lamanya dia membersikan diri, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda kalau ia akan segera menyelesaikan mandinya. Wanita muda itu sedikit menunggingkan pantatnya, lalu dia membersikan bagian luar anusnya.
Bahkan dia menggunakan selang khusus, lalu menancapkan ke lobang anusnya,
Di dalam kamar mandi, seorang gadis terlihat begitu sibuk membersikan dirinya, sudah hampir satu jam lamanya dia membersikan diri, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda kalau ia akan segera menyelesaikan mandinya. Wanita muda itu sedikit menunggingkan pantatnya, lalu dia membersikan bagian luar anusnya.
Bahkan dia menggunakan selang khusus, lalu menancapkan ke lobang anusnya,
Ini Tentang Aku 17
Saat ini aku bersama ketiga rekanku sedang melaksanakan kegiatan outbond, beberapa kali kami mengalami sedikit insiden, memaksa kami untuk saling menjaga satu sama lain, menciptakan kemistri diantara kami berempat, hingga timbul perasaan saling mempercayai satu sama lainnya.
Jangan tanya kenapa aku begitu muda dekat dengan beberapa teman wanita, bahkan sebagian berakhir di atas ranjang, karena
Jangan tanya kenapa aku begitu muda dekat dengan beberapa teman wanita, bahkan sebagian berakhir di atas ranjang, karena
Ini Tentang Aku 16
Pagi ini Melinda tidak seperti biasanya, dia lebi banyak diam, dan sesekali tersenyum sendiri. Setiap kali mengingat kejadian kemarin malam hingga tadi pagi, rasanya dia sedang jatuh cinta, terhadap juniornya sendiri. Hmm... tapi dia juga suka aku gak ya ? Pikir Melinda, sambil memainkan sedotannya.
Seandainya saja, dia mau menjadi pacarku... Aah... tidak-tidak kenapa harus dia, akukan juga
Seandainya saja, dia mau menjadi pacarku... Aah... tidak-tidak kenapa harus dia, akukan juga
Ini Tentang Aku 15
Selama di desa gunung kidul, Jaka beserta anggota lainnya di didik menjadi mahasiswa yang kritis, berani, dan bertanggung jawab. Setiap materi yang di sampaikan pemateri, selalu di sisipkan kata-kata semangat juang dan sejarah perjuangan organisasi yang selama ini telah mengawal pemerintahan dalam membentuk Negara yang adil dan bermartabat.
Ini adalah malam terakhir, seluruh peserta dan
Ini adalah malam terakhir, seluruh peserta dan
Ini Tentang Aku 14
Pov Jaka
Tak terasa liburan hampir selesai, aku juga sudah mendapat kabar dari Kak Melda, katanya hari ini jam 2 siang kumpul di depan poliklinik. Rencananya latihan kader tahun ini akan di laksanakan di daerah gunung kidul selama 3 hari, terhitung mulai hari ini.
Aku sudah menyiapkan segala keperluanku, dari pakaian hingga peralatan mandi.
Setelah merasa semuanya sudah beres, aku kembali
Tak terasa liburan hampir selesai, aku juga sudah mendapat kabar dari Kak Melda, katanya hari ini jam 2 siang kumpul di depan poliklinik. Rencananya latihan kader tahun ini akan di laksanakan di daerah gunung kidul selama 3 hari, terhitung mulai hari ini.
Aku sudah menyiapkan segala keperluanku, dari pakaian hingga peralatan mandi.
Setelah merasa semuanya sudah beres, aku kembali
Monday, 12 October 2015
Ini Tentang Aku 13
TIGA BELAS
Semenjak kejadian malam itu, hubunganku dengan Mas Reza semakin dekat, hampir setiap malam dia slalu menemaniku. Aku memang membiarkan dia tidur di kamarku, karena aku memang menganggapnya sebagai saudaraku. Kupikir tidak masalah kalau kami tidur bersama, tapi ternyata aku salah.
Sehari sebelum ujian, dan di hari minggu itu, Mas Reza mengajakku jalan kepantai, katanya untuk
Ini Tentang Aku 12
DUA BELAS
Namaku Anita, usiaku saat ini 18 tahun, aku lahir di jakarta dan tinggal di jakarta. Setelah tamat SMA aku merantau ke Jogja dan kuliah di sana.
Awal datang ke Jogja, Mas Rezalah yang membantuku. Dia yang membantuku mencari kos hingga mendaftarkanku kuliah yang sama tempat ia kuliah, bahkan aku mengambil jurusan yang sama seperti dirinya, katanya agar dia bisa mengawasiku, seperti
Ini Tentang Aku 11
SEBELAS
Tak terasa dua minggu telah berlalu, dan saatnya untuk menikmati liburan tengah semester, walaupun hanya satu minggu. Selama satu minggu ini aku lebi banyak di rumah, bermain dengan Kak Zaskia dan Arumi. Mereka berdua silih berganti mengisi kekosonganku.
Selain mereka berdua, beberapa kali aku juga menjadikan Wulan sebagai pemuasku, aku sudah tidak perduli lagi dengan status Wulan
Ini Tentang Aku 10
Sepuluh
Akhirnya aku tiba di kossannya Wulan, setelah menempuh jarak hampir satu jam berjalan kaki. Aku tiba dalam keadaan tubuh basah kuyup di guyur hujan, setibanya aku langsung mengetuk pintu kamar Wulan yang tampak sepi, bahkan lampu kamarnya dalam keadaan mati, beberapa kali kucoba untuk menggedor pintu kamarnya, tapi tetap tidak ada jawaban.
Kulihat jam di hpku, ternyata sudah jam
Ini Tentang Aku 9
SEMBILAN
Cukup lama aku berdiam diri di kamarku, mengingat kejadian barusan di dalam kamar Arumi. Gila, aku begitu tega merebut kesuciannya demi menutupi perbuatan bejatku dengan Kak Zaskia, aku yakin kalau Kak Zaskia tau dia pasti akan sangat marah kepadaku, apa lagi dia yang telah mengajarkanku ML dan sekarang aku menurunkan ilmu yang diajarkannya kepada Adik kandungnya sendiri.
Seandainya
Ini Tentang Aku 8
DELAPAN
Aku pulang hari ini lebi cepat dari biasanya, karena memang sehabis ujian aku tidak punya kegiatan lain. Dan seperti biasanya, rumah tanpa sepi seperti tidak berpenghuni, maklum saja di rumah orang-orangnya pada sibuk semua.
Aku berjalan hendak kedapur, tapi ketika aku melewati kamar Tante Tia, samar-samar aku mendengar suara yang sudah tidak asing lagi di kamarnya.
Apa Tante Tia
Ini Tentang Aku 7
TUJUH
Tidak biasanya aku datang ke kafe ini sendirian, biasanya aku slalu bersama sahabatku yang lainnya, tapi untuk kali ini aku butuh waktu sendirian, karena dua hari lagi akan ada ujian tengah semester. Harus kuakui, bulan ini adalah bulan tersulit bagiku, di saat aku membutuhkan konsentrasi penuh aku malah di hadapi dengan kegalauan.
Setelah memesan segelas kopi dan sepiring kentang
Sunday, 11 October 2015
Ini Tentang Aku 6
ENAM
Seperti biasanya, aku menghabiskan waktuku di kantin di temani Toni, Wulan, Anita dan Reza. Yup, Anita baru saja mengatakan kalau mereka sudah meresmikan status mereka sebagai sepasang kekasih. Dan kalian tau apa yang kurasakan saat ini ? Hancuuurr… hatiku remuk, pecah berkeping-keping.
Aku yang biasanya rame kini lebih banyak diam, dan menyesali hatiku yang jatuh cinta kepadanya.
“Wa…
Ini Tentang Aku 5
LIMA
Aku baru saja selesai mandi, saat aku melihat Tante Tia sedang duduk santai di depan Tv, sambil menikmati kacang goreng di dalam toples. Semenjak kejadian tempo hari aku jadi serba salah setiap kali hertemu dengannya antara ingin menyapanya atau tidak. Kalau seandainya aku lewat tanpa menyapa nanti aku di kiran sombong, gak tau sopan santun.
Sudalah mending aku sapa saja, sekalian minta
Ini Tentang Aku 4
EMPAT
Lama aku duduk termenung di kantin kampus, sesekali aku memainkan ujung sedotan sambil memperhatikan beberapa mahasiswa yang hilir mudik lewat didepanku. Sial, kenapa hidupku begini banget, sekarang aku merasa sangat kesepian, Toni akhir-akhir ini sangat sibuk dengan pacarnya Wulan, sementara Anita, sekarang dia lebih sering jalan bareng Reza.
Sementara di rumah hubunganku dengan Tante
Ini Tentang Aku 3
TIGA
Ddeeerrtt… deerrtt… deerrttt…
Tanganku berusaha menggapai hpku yang entah ada dimana, sementara hpku tidak henti-hentinya meraung-raung, tanda kalau ada yang nelpon. Setelah cukup lama mengais-ngais tanganku di atas kasur tanpa melihat tentunya, akhirnya aku menemukannya, segera aku tekan tanda terima.
?? : Jaka, malam ini ngopi yuk ?
Jaka : Nongkrong dimana ? Eh, ini siapa si ? (
Ini Tentang Aku 2
DUA
Selesai makan aku kembali kekamarku, sebelum membuka pintu kamarku, aku sempat melihat Mas Andi yang hendak pulang kerumahnya, sepertinya mereka berdua bertengkar lagi, karena aku tidak melihat Kak Zaskia mengantar Mas Andi.
Sudalah, itu urusan mereka bukan urusanku, mending aku istirahat di kamar.
Segera aku rebahan diatas tempat tidurku, berusaha untuk memejam mataku berusaha
Subscribe to:
Posts (Atom)