Showing posts with label Cerita Fiksi. Show all posts
Showing posts with label Cerita Fiksi. Show all posts

Friday, 20 November 2015

Hamili istriku 3

“Dari siapa?” aku bertanya ketika Donna siang itu menerima telepon. Nadanya terdengar mencurigakan, dia hanya ‘ya, ya’ saja dan mengangguk-angguk tanpa berkata apa-apa. Lalu dia tersenyum padaku.
“Sepertinya kamu beruntung,” bisiknya.
“Beruntung apa?” aku berjalan mendekat dan memeluknya, tanganku segera bergeser menuju bongkahan payudaranya yang terlihat mau tumpah. Dengan baju tipis seperti itu

Hamili Istriku 2

Satu jam berikutnya berlalu dalam kabut kebingungan. Aku masih berada di kamar mandi, merenungkan apa yang baru saja terjadi. Penisku setengah tegak, sementara air mengalir membasuhnya. Nuansa tubuh molek Dhini, juga kehangatan kulitnya yang sungguh halus, membuatku menikmati setiap detik pengalaman bersamanya. Ingin aku terus menyentuhnya, membelai tubuhnya, menempatkan lidahku di mulutnya dan

Thursday, 19 November 2015

THIS IS FOR CONCHITA

BAB 1

5 JULI 2016, Norwich - Inggris






“ Mitra Sepak bola, Pencabutan sanksi FIFA bagi Tim Nasional Indonesia dilakukan kemarin malam oleh Sekjen FIFA Sep Blater di Jenewa. Kabar baik ini tentu langsung disambut dengan suka cita oleh seluruh penggemar sepak bola tanah air, apalagi pada bulan November mendatang akan diselenggarakan perhelatan turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara yaitu

Sunday, 15 November 2015

My Trip My Sexventure

Suara musik berirama Jazz mengalun merdu dari ringtone sebuah handphone milik seorang pria yang tengah sibuk mempersiapkan gear-gear perlengkapan hikingnya yang nampak masih berserakan di lantai.

"Halo... Denny?"



"Ya Nad. Ada apa?"

"Lo sama anak-anak ada rencana mau hiking ya?"

"Iya. Kok lo tau?"

"Tadi gak sengaja liat distatus BBM si Vicky, pas gue tanya malah dioper disuruh nanya ke elo.

Wednesday, 28 October 2015

Kuroi Tenshi : Ve JKT48


Summary : Akulah malaikat hitam, melepas high heels dan berjalan.

Tak seorangpun tahu ku punya wajah satu lagi.

~Malaikat Hitam-JKT48~

.
Jakarta, 9 oktober 2015.




Remang-remang, bau asap kendaraan bermotor, panas dan sedikit bising oleh suara mesin-mesin Genset serta mobil-mobil yang menderu, menyamarkan suara erangan erotis dari salah satu mobil yang terparkir di park area salah satu

Giselle

“Nahh, selesai. Le Diable Amoureux.”



Seorang gadis cantik tersenyum puas dalam sebuah ruangan megah beraksen Yunani klasik. Hanya ada empat bohlam yang menyala redup di sana. Keempatnya sama-sama berada di sisi kanan, masing-masing bertugas menerangi empat dari total tiga belas frame raksasa yang ditempatkan dalam posisi sejajar.

Gadis itu berdiri tegap tepat di depan frame ke-4. Sesuai apa

Rumah Dewi

Nama-ku Joe. Aku mendapat tugas untuk mengantarkan pesan keluarga untuk saudara laki-laki dari pihak Ibu. Om Iqbal sebenarnya sudah meninggal setahun lalu. Aku disuruh untuk mengantarkan pesan kepada Istrinya. Karena menyangkut pembagian harta warisan almarhum nenekku. Keluargaku adalah keluarga pedagang, sehingga mereka tidak bisa meninggalkan toko mereka. Jadilah aku yang di utus untuk

ONE PUSH BUTTON


“There is a button, one push button to change everything”



Tahun 5049. Tahun ini adalah tahun-tahun kematian. Bumi sudah dipenuhi oleh polusi, radiasi dan juga banyak makhluk hidup bermutasi. Bumi menjadi kering, sumber air menipis, banyak terjadi perang hanya gara-gara memperebutkan sebuah sumur. Namun sebagaimana pepatah kuno mengatakan bahwa dunia ini hancur karena wanita maka dunia juga

Sunday, 25 October 2015

Secangkir Kopi dan Hujan

Orang bilang dengan kita minum kopi akan muncul sifat jujur dalam diri kita. Orang bilang juga dengan kita kumpul-kumpul sambil minum kopi maka akan ada kesan hangat bersahabat. Setidaknya itulah yang aku percayai sampai sekarang. Namaku Djaelani, tapi temen-temenku memanggilku DJ (dije). Kadang juga memanggilku Je atau Jay.



Aku seorang seniman, mungkin bisa dibilang begitu. Tapi aku tak bisa

Tuesday, 6 October 2015

Elaine JKT48 : Planned Date 2

( Sudut pandang: Elaine )
Sehari telah berlalu, hari ini hari minggu, hari dimana biasanya banyak kegiatan JKT48. Namun untuk kali ini, kami para generasi tiga JKT48, mendapatkan liburan. Jadi kami bisa beristirahat di rumah kami masing-masing. Namun apanya yang liburan? Aku tetap dihantui oleh ultimatum tersebut. Aku tidak tau harus berbuat bagaimana. Di tengah kebingunganku itu, ada sebuah chat